5 Berita Hoax Yang Menggemparkan Dunia


Fenomena Hoax kerap kali membuat pembacanya tertipu dengan informasi bohong yang mereka buat. Hoax disengaja untuk menipu banyak orang.
Ternyata fenomena ini tak hanya terjadi di zaman sekarang. Berita bohong telah bertebaran sejak lama.
Situs Bright Side telah merangkum 5 hoax yang paling keterlaluan sehingga ratusan bahkan jutaan orang tertipu.

  1. Kepunahan Manusia Berambut Pirang


    Pada tahun 2002, BBC menerbitkan sebuah artikel yang menyatakan bahwa setiap tahun jumlah kelahiran manusia berambut pirang semakin berkurang. Artikel itu menyebutkan manusia berambut pirang kemungkinan akan punah dalam waktu dua ratus tahun lagi.

    The New York Times kemudian menerbitkan artikel lain yang mengatakan hasil penelitian tersebut sebagai palsu. Namun, hoax tentang kepunahan manusia berambut pirang terus berkibar sampai sekarang.
  2. Manusia Piltdown


    Pada tahun 1912, arkeolog amatir Charles Dawson mengklaim bahwa ia telah menemukan sisa-sisa makhluk purba yang disebut Manusia Piltdown. Fosil tersebut diduga rantai yang hilang dalam evolusi dari primata ke manusia.

    Tapi tipuan Dawson baru terbongkar 40 tahun kemudian ketika ilmuwan menyatakan bahwa tengkorak Manusia Piltdown sebenarnya tengkorak seorang pria Abad Pertengahan yang disambung dengan rahang orang utan.
  3. Otopsi Alien


    Pada tahun 1947, ada kecelakaan yang melibatkan UFO di Roswell, Amerika Serikat. Pada tahun 1995, produser film Inggris Ray Santilli membuat video sensasional yang menunjukkan otopsi alien mati dari UFO di Roswell itu.

    Namun, ternyata film itu palsu yang dibuat sendiri oleh Santilli menggunakan boneka yang bentuknya setengah manusia.
  4. Mesin Gerak Abadi Redheffer

    Pada tahun 1813, Charles Redheffer menyebut dirinya sebagai orang yang menemukan mesin gerak abadi. Pernyataan itu menyebabkan keributan, tapi insinyur Robert Fulton skeptis tentang pengakuan Redheffer.

    Setelah memeriksa dengan hati-hati pada mesin yang diciptakan Redheffer, Fulton sampai pada kesimpulan bahwa harus ada sumber tenaga yang membuat mesin bekerja. Setelah diselidiki 'tenaga' penggerak mesin buatan Redheffer ternyata adalah seorang pria tua yang duduk di loteng dan memutar sebuah tongkat.
  5. Monster Loch Ness

    Monster dari Danau Loch Ness mungkin adalah tipuan yang paling populer di dunia. Pada tahun 1934, Daily Mail menerbitkan artikel pertama tentang hewan mistis tersebut yang foto-fotonya diambil oleh Dr. Wilson, seorang ahli bedah dari London, Inggris.

    Foto tersebut mengejutkan seluruh dunia. Tetapi pada tahun 1994, foto tersebut dinyatakan sebagai palsu.


(brightside.me)




Indonesia semakin hari, semakin marak adanya berita bohong (Hoax) yang menyebarkan fitnah dan menjatuhkan satu pihak. Netizen masih sulit dalam membedakan mana berita hoax dan asli. Untuk memudahkannya, sudah ada cara yang lebih mudah, praktis serta ringkas. Netizen bisa dengan mudah membedakan antara berita benar dan yang hoax. Mafindo atau masyarakat anti fitnah Indonesia merilis sebuah aplikasi yang bisa mendeteksi berita hoax.  

Baca Juga: Pengertian dan ciri-ciri Hoax

Gambar 2.0 Aplikasi Hoax Buster
aplikasi berkapasitas 2,5 megabite itu telah dibuat lama oleh komunitas Independen, non profit yang salah satu fokusnya pada Factchecking dan inovasi teknologi. Pihaknya mengakui penggunanya memang belum banyak. Padahal perangkat lunak ini amat memudahkan kita untuk mengakses kebenaran pemberitaan.

Cara penggunaannya pun mudah. Kita tinggal mengunduh aplikasi ini secara gratis melalui play store. Mafindo telah bekerjasama dengan google. Segala berita maupun foto dan gambar yang tersebar bisa dicek kebenarannya. Yakni melalui mesin pencarian yang terkoneksi dengan aplikasi buatan anak negeri itu. Dengan hanya menyalin URL dari suatu artikel dan nanti akan muncul keterangannya.

Gambar 2.1 Aplikasi Hoax Buster
URL yang dicurigai itu kemudian ditempalkan pada kolom yang tertera. Mesin pencari langsung memproses dan memberikan jawaban. Nantinya akan muncul keterangan berbagai sumber berita yang asli. Mulai dari tanggal, sumber pertama yang membagikan dan hal-hal terkait. Demikian dengan pencarian gambar. Usai diunduh, kita tinggal mengunggah kembali melalui aplikasi untuk memastikan kebenaran gambar tersebut.

Butuh penyesuaian bagi yang baru kali pertama mencoba. Terdapat banyak pilihan tombol yang membantu pengguna untuk mengoperasikannya.


Gambar 1.0 ilustrasi hoax
Dewasa ini kita sering digemparkan dengan kabar bohong (Hoax). Di Indonesia masih banyak situs yang menyebarkan berita palsu atau hoax. Dibantu dengaan adanya Media Sosial berita - berita yang ada akan cepat tersebar begitu pula dengan berita Hoax. Akibatnya banyak netizen menelan informasi yang beredar secara mentah-mentah. Lalu apa sebenarnya Hoax itu?

Apa Itu Hoax?

Menurut Wikipedia, Hoax adalah pemberitaan palsu untuk menipu atau mengakali pembaca/pendengarnya untuk mempercayai sesuatu, padahal sang pencipta berita palsu tersebut tahu bahwa berita tersebut adalah palsu. Salah satu contoh pemberitaan palsu yang paling umum adalah mengklaim sesuatu barang atau kejadian dengan suatu sebutan yang berbeda dengan barang/kejadian sejatinya. Suatu pemberitaan palsu berbeda dengan misalnya pertunjukan sulap; dalam pemberitaan palsu, pendengar/penonton tidak sadar sedang dibohongi, sedangkan pada suatu pertunjukan sulap, penonton justru mengharapkan supaya ditipu. Hoax dapat juga dikategorikan kedalam cybercrime.


Media sosial yang sangat cepat dalam menyebarkan informasi, memperparah penyebaran berita palsu (Hoax). Akibatnya banyak masyarakat yang menelan mentah-mentah informasi yang mereka dapatkan.

Ciri Ciri Hoax


  1. Tanda panah dan lingkaran merah
    Gambar 1.1 Foto yang berisi tanda panah dan lingkaran merah

    Tanda panah dan lingkaran merah merupakan hal yang berhasil menarik perhatian netizen untuk membaca artikel. Biasanya pada artikel seperti ini berisikan isi yang tidak jelas dan tidak sesuai. Jadi biasakan diri untuk tidak tertarik pada artikel seperti ini
  2. Alamat website yang tidak jelas

    Gambar 1.2 Domain twitter yang palsu

    Penyebar berita bohong biasanya menggunakan alamat website yang aneh seperti 1001beritaaneh.com , beritabooming.tk .Atau meniru nama media lain seperti : kompas.co.cc , tempo.ga , newskompass.com dll . Periksa juga usia domain melalui domain age checker , jika usia domain baru beberapa hari , maka kalian patut curiga dan hati-hati.
  3. Pesan sepihak, menyerang, dan tidak netral atau berat sebelah
    Gambar 1.3 Ilustrasi tidak seimbang
    Artikel hoax biasanya berisikan pesan yang mengunggulkan satu pihak dan biasanya terdapat fitnah didalamnya.

Cara Menghidari Hoax

  1. Waspadai Judul Provokatif
    Sebaiknya membaca keseluruhan informasi, baik judul maupun berita kemudian mengeceknya melalui mesin pencari.
  2. Perhatikan Nama Website
    Bila mendapatkan informasi hoax berupa pemberitaan media, perhatikan nama media yang membuat berita sekaligus alamat situs web. Bila bukan termasuk media jurnalistik yang terdaftar di Dewan Pers, berhati-hati untuk mempercayainya.
  3. Bergabung Dengan Komunitas Anti-Hoax
    Terdapat komunitas media sosial membuat grup atau fanpage anti-hoax untuk membahas berita bohong yang beredar. Pengguna dapat berbagi dan bertanya apakah informasi yang ia terima adalah hoax atau bukan.
Berfikir kritis diperlukan dalam memilah informasi